SNI APAR: Standar Produk & Persyaratan
SNI APAR membantu membedakan persyaratan mutu produk dengan persyaratan penempatan, inspeksi dan pemeliharaan. Untuk memahami compliance APAR secara tepat, gunakan standar yang sesuai dengan aspek yang sedang dinilai.
SNI yang Berkaitan dengan APAR
Gunakan masing-masing standar berdasarkan ruang lingkupnya. Standar produk tidak sama dengan standar penempatan, inspeksi atau pemeliharaan.
Alat Pemadam Api Portabel (APAP) – Bagian 1: Syarat Mutu
Standar ini berfokus pada persyaratan mutu alat pemadam api portabel. APAR merupakan salah satu kategori alat pemadam api portabel yang digunakan dan dioperasikan oleh satu orang dengan batas berat total sesuai definisi standar.
APAP – Bagian 2: Penempatan, Inspeksi & Pemeliharaan
Standar ini berkaitan dengan penempatan, inspeksi dan pemeliharaan alat pemadam api portabel. Karena itu, standar ini relevan ketika pembahasan bergeser dari mutu produk menuju pengelolaan unit di fasilitas.
Tata Cara Perencanaan & Pemasangan APAR
BSN mencatat standar ini sebagai tata cara perencanaan dan pemasangan pemadam api ringan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung.
Pengujian Kemampuan Pemadaman & Penilaian APAR
Standar ini berkaitan dengan metode pengujian kemampuan pemadaman dan penilaian alat pemadam api ringan. Aspek ini berbeda dari pemeriksaan kondisi rutin unit yang ditempatkan di fasilitas.
SNI Produk Berbeda dengan SNI Penempatan
Salah satu kesalahan umum dalam pembahasan “APAR SNI” adalah menganggap sertifikasi atau pemenuhan standar produk otomatis berarti seluruh aspek pemasangan dan pemeliharaan sudah sesuai.
| Aspek | Fokus | Standar yang Relevan |
|---|---|---|
| Mutu produk | Persyaratan mutu dan karakteristik alat pemadam api portabel. | SNI 180-1:2022 |
| Penempatan & pemeliharaan | Penempatan, inspeksi dan pemeliharaan APAP. | SNI 180-2:2022 |
| Perencanaan & pemasangan bangunan | Tata cara perencanaan dan pemasangan APAR pada bangunan rumah dan gedung. | SNI 03-3987-1995 |
| Pengujian kemampuan pemadaman | Pengujian kemampuan pemadaman dan penilaian APAR. | SNI 03-3988-1995 |
Apa Arti SNI 180-1:2022 untuk APAR?
SNI 180-1:2022 merupakan standar produk. Jadi, pembahasannya berada pada sisi mutu alat pemadam api portabel, bukan pada seluruh tata kelola APAR di sebuah bangunan.
Jangan menggunakan halaman ini untuk menyimpulkan bahwa sebuah produk “pasti SNI” hanya berdasarkan foto label, tulisan pada tabung atau klaim penjual. Status pemenuhan standar dan sertifikasi perlu diverifikasi melalui dokumen serta informasi penilaian kesesuaian yang relevan.
Bagaimana Membaca Compliance APAR?
Untuk kebutuhan pengadaan B2B, jangan berhenti pada pertanyaan “apakah APAR ini SNI?”. Tentukan terlebih dahulu aspek compliance yang sedang diperiksa.
SNI Bukan Pengganti Regulasi K3
Dalam pengelolaan APAR, standar teknis dan regulasi mempunyai fungsi yang berbeda. Karena itu, pemenuhan SNI produk tidak otomatis menyelesaikan seluruh kewajiban pemasangan dan pemeliharaan di tempat kerja.
PER.04/MEN/1980
Mengatur syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR. Status peraturan ini tercatat berlaku pada portal TemanK3 Kemnaker.
SNI APAR / APAP
Memberikan persyaratan teknis sesuai ruang lingkup masing-masing standar, termasuk mutu produk serta penempatan, inspeksi dan pemeliharaan.
Saat membuat spesifikasi pengadaan APAR, sebutkan standar yang dibutuhkan secara jelas dan jangan hanya menggunakan istilah umum “APAR SNI”.
Checklist SNI APAR untuk Pengadaan
Untuk kebutuhan pengadaan perusahaan, spesifikasi produk sebaiknya diverifikasi sebelum unit diterima dan ditempatkan di fasilitas.
“Ada Label SNI” Belum Menjawab Semua Pertanyaan
Dalam pengadaan APAR, status produk, spesifikasi, pemasangan dan pemeliharaan merupakan aspek yang berbeda.
Apakah produknya memenuhi standar?
Verifikasi standar produk dan dokumen penilaian kesesuaian yang relevan.
Apakah pemasangannya sesuai?
Produk yang sesuai standar tetap harus ditempatkan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah APAR tetap siap digunakan?
Unit perlu diperiksa dan dipelihara sesuai standar serta ketentuan yang berlaku.
Apakah spesifikasinya sesuai kebutuhan?
Standar tidak menggantikan proses penentuan media, kapasitas, rating dan kebutuhan proteksi fasilitas.
Lanjutkan ke Standar APAR
Pertanyaan tentang SNI APAR
Apa SNI terbaru untuk APAR?
BSN mencatat SNI 180-1:2022 sebagai standar berlaku untuk Alat Pemadam Api Portabel (APAP) – Bagian 1: Syarat mutu. BSN juga mencatat SNI 180-2:2022 sebagai standar berlaku untuk penempatan, inspeksi dan pemeliharaan APAP.
Apakah SNI 03-3987-1995 masih berlaku?
Ya. Dalam katalog BSN yang tersedia, SNI 03-3987-1995 tercatat berstatus berlaku dan mencakup tata cara perencanaan serta pemasangan pemadam api ringan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung.
Apa perbedaan SNI 180-1:2022 dan SNI 180-2:2022?
SNI 180-1:2022 berfokus pada syarat mutu APAP, sedangkan SNI 180-2:2022 mencakup penempatan, inspeksi dan pemeliharaan APAP.
Apakah APAR dengan label SNI otomatis memenuhi standar pemasangan?
Tidak otomatis. Kepatuhan produk dan kepatuhan pemasangan merupakan aspek yang berbeda dan harus dinilai berdasarkan standar serta ketentuan yang relevan.
Apa hubungan SNI dengan PER.04/MEN/1980?
SNI merupakan standar teknis dengan ruang lingkup tertentu, sedangkan PER.04/MEN/1980 merupakan peraturan yang mengatur syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR. Keduanya perlu dibaca sesuai aspek yang sedang dinilai.
Apakah semua APAR harus memiliki sertifikat SNI?
Jawabannya perlu dilihat berdasarkan regulasi, standar yang berlaku, jenis produk dan persyaratan pengadaan yang diterapkan pada kebutuhan tersebut. Jangan menyimpulkan kewajiban hanya dari istilah “APAR SNI” tanpa melihat konteks persyaratannya.
Bagaimana cara memverifikasi APAR SNI untuk pengadaan?
Cocokkan jenis produk, standar yang dipersyaratkan, informasi penandaan dan dokumen penilaian kesesuaian yang relevan. Untuk pengadaan B2B, dokumen pendukung sebaiknya diverifikasi sebelum produk diterima.
Butuh APAR untuk kebutuhan fasilitas?
DutaProteksi membantu kebutuhan APAR untuk kantor, gudang, pabrik, perkebunan dan fasilitas operasional. Konsultasikan jenis media, kapasitas dan kebutuhan pengadaan APAR sesuai kondisi fasilitas.