Fire Alarm Detection Device

Heat Detector TONATA

Heat Detector TONATA merupakan perangkat deteksi kebakaran yang merespons kondisi panas atau kenaikan temperatur sesuai karakteristik sensor. Tersedia dalam pilihan conventional, addressable, dan wireless untuk kebutuhan sistem alarm kebakaran pada berbagai jenis bangunan.

Konsultasi Heat Detector

Pilihan Heat Detector TONATA

Pemilihan heat detector perlu mempertimbangkan karakteristik area, metode deteksi, jenis panel fire alarm, serta kebutuhan instalasi. DutaProteksi menyediakan beberapa varian heat detector dengan karakteristik teknis yang berbeda.

Conventional

Conventional Heat Detector

Pilihan detektor panas untuk sistem fire alarm conventional. Tersedia tipe fixed temperature dan rate-of-rise dengan karakteristik deteksi yang berbeda.

  • Fixed temperature: mendeteksi berdasarkan ambang temperatur.
  • Rate-of-rise: merespons kenaikan temperatur sesuai karakteristik perangkat.
  • Pemilihan model mengikuti kebutuhan area dan panel yang digunakan.
Addressable

Addressable Heat Detector

Heat detector untuk sistem addressable. Perangkat ini digunakan sebagai bagian dari sistem deteksi yang mengidentifikasi perangkat melalui konfigurasi alamat pada sistem panel.

  • Tersedia tipe fixed temperature dan rate-of-rise.
  • Memerlukan panel serta protokol sistem yang sesuai.
  • Perlu verifikasi kompatibilitas sebelum pengadaan.
Wireless

Wireless Heat Detector

Varian heat detector dengan komunikasi nirkabel. Pilihan ini dapat dipertimbangkan pada kebutuhan instalasi yang menggunakan infrastruktur wireless yang sesuai.

  • Menggunakan komunikasi RF.
  • Menggunakan sumber daya baterai.
  • Memerlukan receiver atau sistem penerima yang kompatibel.
Panduan Pemilihan

Menentukan Tipe Heat Detector

Jenis detektor tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan harga atau bentuk fisik. Pertimbangkan kondisi temperatur normal, potensi kenaikan panas, jenis sistem alarm, dan lingkungan pemasangan.

  • Identifikasi kondisi operasional ruangan.
  • Tentukan kebutuhan fixed temperature atau rate-of-rise.
  • Pastikan tipe conventional, addressable, atau wireless sesuai sistem.

Produk Heat Detector TONATA

Berikut pilihan model berdasarkan data teknis produk yang tersedia. Setiap model memiliki karakteristik tegangan, arus, dan metode deteksi yang perlu diperhatikan sebelum digunakan dalam suatu instalasi.

Conventional Heat Detector TONATA TNT-CTD382
Conventional · Fixed Temperature

Conventional Heat Detector TONATA

Model: TNT-CTD382

Detektor panas conventional dengan karakteristik fixed temperature 57°C dan kategori A2R berdasarkan data produk.

ModelTNT-CTD382
Tipe sistemConventional
Tegangan kerja9–28VDC
Arus kerja≤120µA
Temperatur tetap57°C
KategoriA2R
Conventional Heat Detector Fixed Temperature TONATA TNT-WK200L
Conventional · Fixed Temperature

Conventional Heat Detector Fixed Temperature 2-Wire

Model: TNT-WK200L

Detektor panas conventional 2-wire dengan pilihan temperatur tetap 60°C, 70°C, atau 80°C.

ModelTNT-WK200L
Tegangan kerja12–30VDC
Sistem kabel2-wire
Arus alarm30mA @ 24VDC
PolaritasNon-polarized
Temperatur tetap60°C / 70°C / 80°C
Suhu kerja-10 hingga +55°C
Kelembapan0–95% RH
MaterialFire-proof plastic
Dimensi100 × 47 mm
WarnaPutih
Garansi1 tahun
Asal produkTaiwan
Conventional Heat Detector Rate of Rise TONATA TNT-CRH-2W
Conventional · Rate-of-Rise

Conventional Heat Detector Rate of Rise 2-Wire

Model: TNT-CRH-2W

Detektor panas conventional 2-wire dengan karakteristik rate-of-rise untuk mendeteksi kenaikan temperatur.

ModelTNT-CRH-2W
Tegangan kerja12–30VDC
Sistem kabel2-wire
Arus alarm30mA @ 24VDC
PolaritasNon-polarized
KarakteristikRate-of-rise
Suhu kerja-10 hingga +55°C
Kelembapan0–95% RH
MaterialFire-proof plastic
Dimensi100 × 42 mm
Berat120 gram
WarnaPutih
Garansi1 tahun
Asal produkTaiwan
Addressable Heat Detector TONATA TNT-AHD2-B
Addressable · Fixed Temperature

Addressable Heat Detector TONATA

Model: TNT-AHD2-B

Detektor panas untuk sistem addressable dengan kategori A1R berdasarkan informasi teknis produk.

ModelTNT-AHD2-B
Tipe sistemAddressable
Tegangan kerja18–28VDC
Arus input maksimum2.5mA
Arus alarm≤2.5mA
KategoriA1R
Addressable Heat Detector Rate of Rise TONATA CM-RD-03
Addressable · Rate-of-Rise

Addressable Heat Detector Rate-of-Rise

Model: CM-RD-03

Detektor panas addressable dengan karakteristik rate-of-rise. Dilengkapi indikator status untuk pemantauan dan kondisi alarm.

ModelCM-RD-03
Tipe sistemAddressable
Tegangan kerjaDC 15–30V
Arus standby480µA @ 24VDC
Arus alarm7.6mA @ 24VDC
KarakteristikRate-of-rise
Indikator normalLED hijau berkedip
Indikator alarmLED merah berkedip
Indikator gangguanLED oranye berkedip
Wireless Heat Detector TONATA TNT-WH1101
Wireless

Wireless Heat Detector TONATA

Model: TNT-WH1101

Heat detector wireless yang menggunakan komunikasi RF dan sumber daya baterai 3VDC.

ModelTNT-WH1101
Tipe sistemWireless
Tipe bateraiCR17450 / CR17455
Tegangan3VDC (2.4–3.2VDC)
Frekuensi RF433MHz (418–448MHz)
Suhu lingkungan0–40°C
Kelembapan≤93% RH

Perbedaan Fixed Temperature dan Rate-of-Rise

Heat detector memiliki beberapa karakteristik deteksi. Dua pendekatan yang umum dijumpai pada produk di atas adalah fixed temperature dan rate-of-rise.

Fixed Temperature

Tipe fixed temperature bekerja berdasarkan ambang temperatur tertentu. Detektor dirancang untuk memberikan respons ketika kondisi panas mencapai karakteristik temperatur yang ditetapkan.

Contoh model dalam pilihan produk ini adalah TNT-CTD382 dan TNT-WK200L.

Rate-of-Rise

Tipe rate-of-rise dirancang untuk merespons kenaikan temperatur sesuai karakteristik sensor. Pendekatan ini berbeda dari deteksi yang hanya mengandalkan satu ambang temperatur tetap.

Contoh model dalam pilihan produk ini adalah TNT-CRH-2W dan CM-RD-03.

Catatan pemilihan: fixed temperature dan rate-of-rise tidak dapat dianggap saling menggantikan untuk semua kondisi. Penentuan tipe perlu mempertimbangkan temperatur operasional, karakteristik risiko kebakaran, lingkungan pemasangan, serta ketentuan desain sistem yang berlaku.

Perbandingan Model Heat Detector TONATA

Model Sistem Karakteristik Tegangan Informasi Utama
TNT-CTD382 Conventional Fixed temperature 9–28VDC 57°C, kategori A2R
TNT-WK200L Conventional Fixed temperature 12–30VDC 60°C / 70°C / 80°C, 2-wire
TNT-CRH-2W Conventional Rate-of-rise 12–30VDC 2-wire, non-polarized
TNT-AHD2-B Addressable Heat detector 18–28VDC Kategori A1R
CM-RD-03 Addressable Rate-of-rise 15–30VDC Standby 480µA @ 24VDC
TNT-WH1101 Wireless Wireless heat detector 3VDC RF 433MHz (418–448MHz)

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih

  • Jenis panel fire alarm. Pastikan detektor conventional, addressable, atau wireless sesuai dengan arsitektur sistem yang digunakan.
  • Karakteristik temperatur area. Perhatikan kondisi temperatur normal dan potensi kenaikan panas pada area pemasangan.
  • Karakteristik sensor. Tentukan kebutuhan fixed temperature atau rate-of-rise berdasarkan analisis risiko dan desain sistem.
  • Tegangan dan kebutuhan arus. Periksa spesifikasi perangkat serta kapasitas rangkaian panel.
  • Komunikasi wireless. Untuk perangkat wireless, pastikan receiver, frekuensi, dan protokol komunikasinya sesuai.
  • Dokumentasi dan standar desain. Pastikan pemilihan, penempatan, instalasi, serta pengujian mengikuti ketentuan proyek dan standar yang berlaku.

Heat Detector untuk Sistem Fire Alarm

Heat detector merupakan salah satu perangkat input dalam sistem fire alarm. Perangkat ini bekerja sebagai bagian dari rangkaian deteksi yang mengirimkan kondisi atau sinyal kepada panel sesuai tipe sistem dan konfigurasi instalasinya.

Untuk membangun sistem yang sesuai kebutuhan, pemilihan heat detector perlu diselaraskan dengan panel kontrol, perangkat deteksi lainnya, serta perangkat notifikasi alarm.

Pertanyaan Umum tentang Heat Detector

Apa fungsi heat detector dalam sistem fire alarm?

Heat detector berfungsi mendeteksi kondisi panas atau perubahan temperatur sesuai karakteristik perangkat, kemudian memberikan sinyal kepada sistem fire alarm.

Apa perbedaan heat detector fixed temperature dan rate-of-rise?

Fixed temperature menggunakan ambang temperatur tertentu, sedangkan rate-of-rise merespons kenaikan temperatur berdasarkan karakteristik sensor. Keduanya memiliki pendekatan deteksi yang berbeda.

Apa perbedaan conventional dan addressable heat detector?

Conventional dan addressable merupakan dua arsitektur sistem yang berbeda. Addressable menggunakan identifikasi perangkat melalui alamat pada sistem, sedangkan conventional menggunakan konfigurasi zona pada panel. Pemilihan detektor harus mengikuti tipe panel.

Apakah wireless heat detector dapat dipasangkan ke semua panel fire alarm?

Tidak dapat diasumsikan demikian. Perangkat wireless membutuhkan receiver atau sistem penerima dengan frekuensi dan protokol komunikasi yang sesuai. Kecocokan perlu dikonfirmasi berdasarkan dokumentasi perangkat dan sistem yang digunakan.

Apakah heat detector dapat menggantikan smoke detector?

Tidak untuk semua kondisi. Heat detector dan smoke detector memiliki prinsip deteksi serta karakteristik respons yang berbeda. Penentuan jenis perangkat harus mengikuti analisis risiko dan rancangan sistem proteksi kebakaran.

Bagaimana cara menentukan heat detector yang sesuai?

Pertimbangkan tipe panel, karakteristik temperatur ruangan, kebutuhan fixed temperature atau rate-of-rise, tegangan kerja, serta kompatibilitas perangkat. Untuk kebutuhan proyek, konsultasikan spesifikasi dan konfigurasi sistem sebelum pengadaan.

Konsultasikan Kebutuhan Heat Detector TONATA

DutaProteksi menyediakan pilihan heat detector untuk kebutuhan sistem fire alarm conventional, addressable, dan wireless. Sampaikan tipe panel, kebutuhan area, serta model yang sedang dicari agar pemilihan perangkat dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

Hubungi DutaProteksi via WhatsApp